assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
teruntuk bundaku tercinta ,
Bunda ku sayang,
apa kabarmu? aku sangat merindukanmu Bunda . aku ingin merasakan di
gendongmu , dipelukmu , diciummu . tapi ternyata kau lebih memilih untuk
menghabiskan nyawaku , kau lebih memilih hidup tanpa aku ! janin yang
telah kau buahi . yang telah kau buat atas perbuatanmu sendiri Bunda .
tapi aku berterima kasih sekali padamu Bunda , karena Bunda telah
mengizinkan aku untuk tinggal dirahim Bunda , walau hanya sementara .
aku berterima kasih sekali karena engkau telah menempatkan aku di dalam
rahimmu yang kata Allah itu tempat paling mulia . aku senang bergulat
dengan darah-darahmu disana , di dalam aku merasakan ingin rasanya aku
keluar dr sini , melihat indahnya dunia ini . tapi engkau tidak sejalan
denganku . kau menghilangkan nyawaku Bunda ! tengok betapa jahatnya
dirimu .
Bunda , dapat salam dari Allah katanya Bunda itu orangnya cantik ya? aku
yakin Ayahku juga pasti tampan kan Bunda? aku ingin sekali merasakan
ada di tengah-tengah Ayah dan Bunda . ingin dikecup kalian :( karena
kalian lah aku dapat terlahir bahkan dengan cara seperti ini .
Bunda , aku disini berada ditempat yang sangat indah . sangat damai
disini . aku merasakan hidup disini ! tapi aku tau, semuanya tidak akan
seindah ini kalau aku hidup di anatara Ayah dan Bunda .
Bunda, aku melihat ada suatu tempat tapi ini sangat jauh dari
keindahan . didalamnya terdapat banyak api , bara panas . aku bertanya
kepada Allah kenapa banyak orang berteriak-teriak di dalam sana? mereka
semua menangis , memohon ampun . Allah menjawab : mereka itu orang-orang
yang tidak mensyukuri nikmat yang telah ku berikan , mereka hanya
memntingan kebutuhan duniawi saja ! tidak mementingkan kebutuhan akhirat
, kamu tau? Bundamu dan Ayahmu akan aku tempatkan di antara orang-orang
itu ! bermandikan bara api panas . aku menjawab : kasihan mereka ya
Allah , aku disini merasakan kebahagiaan kenapa kedua orang yang telah
membuat aku ada di dunia ini malah merasakan kekejaman yang
sangat-sanagt membuat miris hati ini , aku ingin mereka bersamaku disini
! agar mereka tau aku telah terlahir dan sangat mengharapkan
kehadirannya disini :( . Allah menjawab : kamu sungguh mulia Putraku ,
kau bahkan tidak rela kalau orang yang telah menghilangkan nyawamu harus
hidup berdampingan dengan orang-orang musyrik disana . aku menjawab :
ya Allah , berkat mereka aku tercipta walau mungkin aku tau , aku hanya
akan merepotkan hidupnya kalau nanti aku dibiarkan hidup bersamanya .
Bunda , apakah jika aku hidup bersamamu aku akan menjadi anak yang
nakal? aku akan membuatmu menangis? aku akan ngompol di kasurmu? aku
akan membuat rumah berantakan? itu alasan kenapa kamu tidak menginginkan
hadirnya aku? iya Bunda? jawab yah pertanyaan ku yang ini Bunda . aku
sedih kalau Bunda nyuekin pertanyaan aku ini .
Bunda , aku janji aku gak akan biarin Bunda nanti hidup bersama
orang-orang yang bermandikan bara panas itu , aku janji akan
membimbingmu menapaki jembatan tipis itu . pegang janjiku Bunda ! aku
takkan pernah sedikitpun membencimu dan Ayahku aku mohon jaga Bunda .
Bunda, kalau nanti di rahimmu ada setitik nyawa , tolong ! jangan bunuh
dia seperti apa yang kau lakukan terhadapku Bunda, biarlah dia merasakan
betapa bahagianya dia dipelukmu , diciummu , digendongmu . mungkin itu
hanya mimpi bagiku Bunda .
Cukup sekian surat dariku Bunda semoga Bunda mengetahui bahwa aku amat sanagt menyayangi Bunda :*
salam
- nyawa tak berdosa ( anakmu )-
No comments:
Post a Comment